Tertunda
Mengapa lantas sedih ketika Allah menjadikanmu tak sesuai dengan apa yang kamu sendiri harapkan? Manusiawi memang. Tapi jangan terlalu larut dalam kesedihanmu itu. Mimpimu tertunda ini mengajarkanmu apakah ada syukur atas ketetapannya ini. Apa kamu tidak sadar? Ketetapannya adalah sebaik baik pemberian.
Kembali lagi ke niat awal sih. Kalo dari awal, mimpi kamu ini, karena Allah. Apapun kehendak Allah pasti kamu terima. Sebaliknya, kalo karena dunia. Ikutan2 temen biar nggak gengsi, mau gaya2an doang atau hanya sekedar ingin dibilang "wah keren ya, si nuy kuliahnya di al azhar". Udah lah gaada gunanya woy. Sia2!
Dia yang menaruh kepercayaan pada dunia, dunia akan mengkhianatinya. – Ali bin Abi Thalib
Cinta Allah itu lebih besar daripada mimpi kalian dan manusia yang keren itu bisa mengembangkan apa yang dia miliki ketika lagi ngerasa dalam kesulitan. Bukan malah mempersulit keadaan dengan berlarut dalam fatamorgana kehidupan.
Nih nuy, al azhar itu bukan hanya buat mereka yang punya uang. Tapi punya Allah. Allah lah yang berkehendak buat menjadikan seseorang bisa kuliah disana, bukan uang. Yakinlah, setiap usaha dan setiap doa yang terpanjat olehmu YANG IKHLAS KARENA ALLAH tidak akan sia-sia. Allah gak akan tidur! :) Gak perlu mengkhawatiri dunia yang udah jelas digarisin sama Allah. Tapi pikirin akhirat yang belom jelas kamu masuk surga apa neraka nih hayo? Gak perlu sedih terus.
Wahai Azhar yang mulia. Kamu memang terlalu indah untuk aku yang masih kotor niat ini. Dan aku terlalu berharap padamu hingga lupa akan diriku sendiri. Aku begitu larut dalam cintamu, Al Azhar University. Semoga keberkahahan selalu terlimpahkan pada negeri yang diberkahi Allah Mesir, kepada para pencari ilmu disana , kepada para masyayikh disana dan terkhusus Jami'ah Azhar Assyarief.
Kuningan
Senin 14 Desember 2020

Komentar
Posting Komentar